| Perayaan Natal Remaja Paroki Bengkong |
|
|
|
| Written by (Pst. Baltasar Mili, SSCC). | |
|
Perayaan Natal Remaja Paroki Bengkong
Bengkong, BERKAT
Ratusan remaja katolik Paroki Bengkong mengadakan Natal bersama, Selasa 29 Desember 2009 di Gereja Santo Damian Bengkong.
Acara Natal Remaja, yang baru pertama kali di gelar di Paroki ini diawali dengan Misa Kudus dipimpin Pastor Antun Wardoyo, SSCC didampingi oleh Pastor Sambodo, SSCC dan Pastor Baltasar Mili, SSCC. Sementara itu, anggota koor yang merupakan para remaja yagn tergabung dalam anggota misdinar Paroki Santo Damian sungguh merupakan suatu keistimewaan tersendiri dalam Misa tersebut.
Dalam homilinya, Pastor Baltasar menekankan pentingnya peran remaja Katolik sebagai penerus Gereja. “Para remaja adalah generasi penerus Gereja, maka mari kita memberikan tempat, kepercayaan dan tanggung jawab kepada para remaja, sebab di pundak kaum remaja katoliklah Gereja akan bertumpu dan berkembang. Oleh karena itu, para remaja katolik sendiri juga harus mempunyai cita-cita dan berani bermimpi. Jadilah pemimpi tentang masa depan, tentang perubahan. Jadilah terang serta cahaya yang bisa menerangi diri dan orang lain serta masyarakat khususnya berani bermimpi untuk ikut berperan penuh dan proaktif dalam menebarkan serta mengembangkan benih iman.” ungkap Pastor Baltasar.
Meski baru pertama kali diadakan, Misa Natal Remaja ini cukup menarik minat para remaja separoki, hal ini terlihat dari antusiasme mereka, baik sejak saat persiapan acara sampai dengan penutupan acara. Hadir juga beberapa perwakilan remaja paroki Tiban, Tembesi dan Lubuk Baja serta sekian banyak orang tua yang sengaja datang untuk memberikan dukungan kepada para Remaja Katolik di wilayah ini.
Seusai Misa, acara dilanjutkan dengan dinamika dan permaian di Aula Paroki St. Damian dan di sekitar gereja. Acara dibuka oleh Pastor Kepala Paroki Santo Damian, yaitu Pastor Johan, SSCC. Selanjutnya dengan didampingi oleh para panitia acara dikemas dengan warna khas remaja, tetapi tetap dalam nuansa Natal.
Dalam acara permainan dan kreativitas semua peserta dilibatkan secara aktif dan mereka ditantang untuk mengandalkan daya kreativitasnya. Peserta dibagi menurut wilayah atau kelompok domisili dari masing-masing. Hal ini menurut panitia bukan untuk membeda-bedakan peserta tetapi lebih pada untuk memudahkan mereka dalam bekerjasama sekaligus membantu mereka memahami hidup menggereja yang berbasiskan KGB (Kelompok Gereja Basis). Dalam acara kreativitas tersebut, dari masing-masing kelompok diminta untuk berkreasi, seperti menghias pohon Natal yang ada di sekitar kompleks Gereja sehingga dalam sekejab saja Gereja Bengkong disulap menjadi taman indah yang memancarkan warna-warni lampion dan lampu-lampu natal. Selain menghias pohon Natal, para peserta juga diminta untuk berkreasi dalam bentuk lain seperti lomba nyanyi dan tarian. Beberapa kelompok yang tampil bagus dan menarik mendapatkan hadiah dan kenang-kenangan khusus Natal dari panitia. Juga sebagai acara hiburan ringan panitia menyuguhkan acara “door price”.
Dalam kata sambutannya, Ibu Dana – pembina misdinar paroki St. Damian mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk memotifasi mereka untuk tampil lebih percaya diri, berkreasi, serta tanggung jawab. Berkaitan dengan Tahun Imam, menurut Ibu Dana yang juga aktif di dalam kelompok doa Legio Maria, bahwa acara Natal Remaja ini merupakan salah satu bentuk persiapan para remaja menyambut wisata rohani bersama para imam Sedekenat Utara yang rencananya akan digelar pada pertengahan tahun 2010 ini. “Acara Natal bersama Remaja tahun ini sekaligus menanam benih kepercayaan bahwa kaum remaja kita sebenarnya bisa tampil, maka inilah saatnya untuk memberi mereka ruang dimana mereka bisa berbuat sesuatu yang lebih bermakna dan bernilai positif bagi diri mereka sendiri dan Gereja.” ungkapnya. (Pst. Baltasar Mili, SSCC). |
| Next > |
|---|



