Visitors Counter
_TOTAL_VISITORS_113756
Archive
Kilasan Berita

WABUP Bangka Tengah

Mendukung CU Pelita Kasih

Pada tanggal 01 Agustur 2009 yang lalu, Romo Feliks Atawolo, Pr menfasilitasi untuk pembentukan sebuah CU yang disebut Pelita Kasih. Pak Hasan Ng terpilih sebagai ketua. Sebagai ketua, Pak Hasan akan dibantu oleh TImaria Panggabean (wakil ketua I), Tobias Pa (wakil ketua II), Hendrikus (Sekretaris) dan Agnes Meang (Bendahara). “Anggota aktif CU Pelita Kasih saat ini berjumlah  57 orang.” demikian tutur Romo Feliks.

 

 
Selamat Paskah 2008 PDF Print E-mail
Written by Administrator   

Image

 

Uskup beserta semua Tenaga Pastoral Keuskupan Pangkalpinang
mengucapkan
Selamat Hari Raya Paskah 2008
Kepada semua Umat Katolik Keuskupan Pangkalpinang
Dan umat Katolik Sedunia
"Semoga dengan kebangkitan Kristus Iman kita dikuatkan untuk hidup rukun dan seimbang dengan sesama dan alam semesta"
 
Calon Imam PDF Print E-mail
Written by Administrator   

Keuskupan Pangkalpinang menerima Calon Imam yang sehat Jasmani dan Rohani untuk berkarya di wilayah Keuskupan Pangkalpinang. Surat lamaran ditujukan:

Keuskupan Pangkalpinang

Jl. Batu Kadera no 545A

Pangkalpinang 33147, tlp. 0717-424014

 

Lamaran diterima paling lambat 31 Maret 2008

 
Surat Gembala Paska 2008 PDF Print E-mail
Written by Administrator   

“KITA DILAHIRKAN KEMBALI  OLEH KEBANGKITAN YESUS KRISTUS “

(1 Petrus 1:3)

 

Saudara-saudari terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, 

ImageSelama masa prapaskah kita bertekun dalam berdoa, berpuasa, berpantang,  merenungkan sabda Tuhan, sharing iman serta melaksanakan pelbagai aksi puasa di komunitas-komunitas. Semua kegiatan itu merupakan sarana yang membantu kita untuk menghayati misteri Cinta Kasih Allah yang rela mengurbankan PuteraNya, Yesus Kristus demi keselamatan kita. Pada hari ini, keselamatan itu menjadi nyata dan sempurna berkat kebangkitan Kristus. Kebangkitan Yesus menghalau kegelapan dosa dan kitapun ditebus. Dengan kebangkitanNya, Yesus memulihkan  dan memperbaharui hidup kita dari kematian akibat dosa kepada keselamatan; dari hidup lama yang penuh dosa kepada hidup baru penuh rahmat dan pengharapan.

 

 
Kunjungan Duta Vatikan, Mgr. Leopold Girelli PDF Print E-mail
Written by Administrator   
ImageKunjungan Duta Vatikan, Mgr. Leopold Girelli ke Dekenat Utara Keuskupan Pangkalpinang

Kunjungan Pastoral Mgr L. Girelli di Kepulauan Riau, Dekenat Utara, keuskupan Pangkalpinang, sungguh mengesankan. Panorama kepulauan sekitar yang indah memikat, rute perjalanan yang terakwal ketat baik oleh unsur keamanan maupun oleh ombak laut yang beriring indah, serta tiupan sepoi angin laut yang seakan keras menampar, menjadikan perjalanan itu indah menyenangkan. Apalagi di tambah kehadiran Mgr yang menyapa ramah umat di stasi Berakit, Teluk Dalam dan Kawal. Semuanya itu mengingatkan kita akan perjalanan Yesus untuk karya pewartaan di Galilea, perjalanan misionaris rasul St Paulus di berbagai bangsa kafir. Tentunya kunjungan pastoral ini pun membawa anima baru bagi upaya-upaya pastoral dari Rm Poya bersama rekan pastornya sedekenat dalam melayani umat di wilayah misi ini.

 
Surat Gembala Prapaska 6 2008 PDF Print E-mail
Written by Administrator   

SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2008

(dibacakan pada hari Minggu Prapaskah V, 09 Maret 2008)

(Bacaan Ekaristi: Yeh 37: 12-14; Yoh 11: 1-45; Rm 8: 8-11) 

 

“Ibadat Tobat” 

 

Saudara Saudari terkasih dalam Yesus Kristus, 

 

ImageTadi dalam bacaan I kita mendengar apa yang dikatakan dalam Nubuatan Yehezkiel: Aku akan memberikan Roh Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali (Yeh 37:14) Tersirat di sini bagi Tuhan tiada suatu yang mustahil. Apa yang mati bisa hidup kembali, apa yang nampaknya  sudah rusak bisa dipulihkan kembali. Tidak ada istilah: tak ada harapan lagi! 

 

Selama masa Prapaskah tahun ini kita merenungkan betapa ulah serta ketidakpedulian manusia telah membuat lingkungan tempat kita hidup menjadi rusak. Secara tegas boleh kita nyatakan alam dan lingkungan hidup sekarang rusak, karena kedosaan kita menusia. Allah menciptakan semua dalam keadaan baik, manusia lah yang merusaknya. Jadi jangan salahkan Allah bila ada begitu banyak bencana yang menimpa dunia serta Tanah Air kita yang tercinta ini. Allah bukan menghukum manusia melalui bencana-bencana ini. Alam sendirilah yang “membalas” manusia karena ulah manusia. Manusia menggundulkan hutan maka terjadi banjir besar karena tak ada lagi hutan yang menyerap air hujan. Nelayan menangkap ikan dengan menggunakan bom, karang-karang tempat ikan berkembang jadi hancur dan kini nelayan sulit untuk dapat menangkap ikan diperaiaran yang dekat. Masih banyak contoh lain yang kita jumpai dalam renungan-renungan di kelompok selama masa Prapaskah ini. Pertanyaan nya apakah Allah akan membiarkan semua ini terjadi? Selama manusia tidak mau bertobat maka memang perusakan dunia dan lingkungan hidup manusia akan berjalan terus dan ini akan menuju kehancuran. Manusia tidak menjadi nyaman lagi hidup di dunia ini.  Allah meminta kitalah yang harus berubah ! Apa yang dirusakkan manusia akan dipulihkan Allah tetapi dengan kerjasama dengan manusia. Dengan menyadari kesalahan kita selama ini kita harus merubah cara pandang dan sikap hidup dan kebiasaan yang keliru terhadap lingkungan. Kita harus membuat aksi nyata untuk mencegah kerusakan dunia lebih lanjut. Kita tidak boleh putus asa dan menganggap kita tidak bisa berbuat apa-apa. Allah sendiri menjanjikan seperti yang dikatakan dalam kitab Yehezkiel tadi: Kamu akan hidup kembali. Yang penting kita percaya Roh Allah akandicurahkan dalam diri kita.