|
Written by Administrator
|
|
SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2008 (dibacakan pada hari Minggu Prapaskah I, 10 Februari 2008)(Bacaan Ekaristi: Kej. 2:7-9;3:1-7; Rm 5: 12-19; (Rm 5:12, 17-19); Mat 4: 1-11) “Rencana Allah Terhadap Seluruh Ciptaan-Nya” Bapak/ ibu, Saudara/I, yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus! Masa prapaska adalah masa khusus bagi kita umat katolik untuk semakin mengenal diri sebagai murid Tuhan. setiap kita diajak untuk melaksanakan tobat sejati, agar hubungan kita dengan Allah menjadi mesra kembali dan diungkapkan dalam hubungan dengan sesama. Suatu masa pemulihan kembali demi terciptanya persekutuan hidup kristiani yang benar, baik dengan Allah dan sesama maupun dengan alam ciptaan di sekitar kita.
Pada tahun 2008 ini, kita diajak untuk mendalami sebuah tema khusus dari APP yaitu “Kesejatian Hidup dalam Pemberdayaan Lingkungan.” Tema ini merupakan pergumulan hidup dari banyak orang di dunia dewasa ini. Berkurangnya sumber daya alam dan rusaknya lingkungan, mempunyai dampak yang luar biasa terhadap kehidupan manusia. Dan apalagi kenyataan ini justeru diakibatkan oleh sikap dan ulah manusia sendiri. Kerakusan dan kecerobohan manusia dalam menghabiskan kebaikan alam menjadi peringatan pedih bagi kita semua. Banjir dan longsor yang terjadi hampir di seluruh penjuru bumi persada nusantara tercinta di penghujung tahun 2007 ini merupakan suatu “tanda zaman” agar kita sadar bahwa betapa dahsyatnya akibat sumber daya lingkungan yang dihabiskan dan dirusakkan begitu saja. |
|
|
Written by Administrator
|
Pastor dan Suster juga baik Seperti Orang samaria? Komentar lepas “Ibu yang berkerudung itu baik sekali”. Komentar-komentar seperti ini sering diungkapkan oleh keluarga pasien dan pasien yang beragama non Katolik. Mereka menyebut ibu yang berkerudung karena mereka tidak mengenal ibu yang berkerudung adalah suster. Mereka pun tidak tahu bahwa para suster itu adalah team Pastoral Care. Ada komentar lain yang sering terlontar, Pastor bule itu rajin mengunjungi orang sakit. Ada komentar yang senada “Pastor yang baru pulang dari Madagaskar itu sangat rajin mengunjungi umat, terutama yang sakit. Berikut ini BERKAT mencoba menceritakan sisi keutamaan orang samaria yang baik hati yang sudah dieksplisitasikan oleh team pastoral care dan Pastor Marsel Arnould, MEP dan Pastor Zakarias |
|
|
Written by Administrator
|
|
 Saya diminta Majalah BERKAT untuk menuliskan pikiran atau arahan saya mengenai Karya Pastoral kita selama tahun 2007 berdasarkan pengalaman kita selama tahun 2006 lalu. Kiranya apa yang saya tulis ini bisa menjadi bahan permenungan untuk kita semua dalam melaksanakan karya kita selama tahun 2007. Karena saya merasa permintaan ini baik, maka saya menyetujui permintaan ini. |
|
|
Written by Administrator
|
|
“MERAYAKAN NATAL BERSAMA KELUARGA KUDUS DI NAZARETH 
Saudara, saudari, para imam, kaum religius, serta umat Allah yang saya kasihi..
Di penghujung Tahun 2007 dan menjelang Tahun Baru 2008, kita merayakan Pesta Kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Karena itu, rasanya Perayaan Natal ini menjadi bingkai rahmat yang membungkus, dan memahkotai suka duka perjalanan ziarah kita di tahun 2007 dan sekaligus membuka fajar pengharapan untuk memasuki ziarah kita di tahun 2008 dengan optimis, sebab Sang Bayi Yesus mebawa kabar suka cita bagi setiap orang, baik orang yang hidup saat itu, maupun kita yang hidup pada jaman ini; Dialah harapan kita. Pada kesempatan berbahagia ini , saya mengajak kita bersama-sama untuk belajar dari Keluarga Kudus Nazareth bagaimana memaknai Perayaan Natal ini. Ajakan ini saya maksudkan untuk mendorong keluarga-keluarga, para bapa dan ibu serta ana-anak untuk menyadari panggilan hidupnya seperti yang diteladani oleh tiga pribadi istimewah, yang memiliki karakter khusus dan yang mengalami persoalan hidup seperti yang dirasakan oleh semua keluarga kita. |
|
|
Written by Admin
|
|
Menelisik dari dekat Pesan-Pesan Nuntius untuk Umat Dekenat Utara "KONFERENSI PERS BAPA USKUP TENTANG KUNJUNGAN DUTA BESAR VATIKAN UNTUK INDONESIA" K unjungan Pastoral Mgr L. Girelli di Kepulauan Riau, Dekenat Utara, keuskupan Pangkalpinang, sungguh mengesankan. Panorama kepulauan sekitar yang indah memikat, rute perjalanan yang terkawal ketat baik oleh unsur keamanan maupun oleh ombak laut yang beriring indah, serta tiupan sepoi angin laut yang seakan keras menampar, menjadikan perjalanan itu indah menyenangkan. Rombongan Nuntius tiba di Bandara Udara Batam pada hari selasa tanggal 20, pukul 8.00 WIB. Setelah beristirahat sejenak di ruangan VIP dan bincang sejenak dengan rapresentasi dari Pemerintah Propinsi Kep Riau dan Otorita Batam, rombongan Nuntius bergerak menuju Persekolahan Yos Sudarso. Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di kompleks persekolah tersebut. Arak-arakkan drumband, dan berbagai ekspresi penyambutan lainnya dari segenap komunitas Yos Sudarso tampak meriah menyambut kedatangan Mgr. Leopoldo Girelli. Dalam sambutannya, Nuntius menekankan tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Pendidikan menurut beliau merupakan fundamen penting pembentukan karakter manusia. Pendidikan membantu setiap orang untuk bertumbuh secara matang, baik rohani maupun jasmani untuk menyikapi setiap tantangan hidup secara dewasa. |
|
|